Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Gunung Kidul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Gunung Kidul. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Maret 2011

Goa pertapaan


Goa pertapaan 1 terletak di daerah Pulutan, tepatnya di tepi pantai Pulutan. Goa ini memiliki ornamen-ornamen Goa yang indah, seperti stalagtit dan stalagnit.

Ketika kita menelusuri Goa ini, kita harus melewati jalan-jalan Goa yang sempit dan tebing-tebing Goa yang terjal. Hal ini menambah keunikan dari Goa ini.

Seperti namanya, Goa ini juga sering dijadikan sebagai tempat bertapa, bahkan masih digunakan hingga sekarang. Konon, dulu banyak orang-orang sakti berkunjung di tempat ini. Masih ada penduduk sekitar tempat ini lari ke goa ini bila ingin bertapa atau setidaknya menenangkan diri bila mempunyai masalah. Untuk sampai di tempat ini anda harus melakukan ritual khusus yaitu (maaf) memegang payudara perawan. Setelah itu anda bisa terus masuk kedalam Goa. Anda masih tak percaya, silahkan anda berkunjung sendiri di tempat ini.

Goa pertapaan 2 ini juga terletak di daerah Pulutan, tepatnya di sebelah goa pertapaan 1. Goa pertapaan 2 ini lebih menjorok ke laut, sehingga ketika air laut pasang, air laut ikut masuk sampai ke dalam goa. Goa pertapaan 2 ini aman dimasuki saat air laut surut.


Goa ini telah banyak dikunjungi oleh banyak pengunjung dan sama seperti halnya goa pertapaan 1, goa ini juga sering dijadikan sebagai tempat bertapa sampai sekarang. Banyak cerita- cerita mistik yang terkandung di tempat ini. Bila anda ingin mencapai tempat ini, anda harus merelakan sebagian kaki anda basah karena untuk mencapai tempat ini anda harus melewati bagian tepi pantai Jungwok.

Pantai Kukup

Pantai Kukup merupakan pantai yang berpasir putih yang indah dan luas, terdapat aneka biota laut terutama ikan hias yang dijual oleh pedagang di pinggir pantai atau dipelihara di gedung aquarium laut yang terletak pada satu kawasan di Pantai Kukup. Di sini juga terdapat sebuah pulau karang kecil yang diatasnya terdapat gardu pandang untuk menikmati keindahan laut. Fasilitas yang ada diantaranya pendopo untuk pertemuan, pondok wisata, hotel melati, warung makan, dan kios untuk cenderamata, pedagang ikan hias, dan pedagang ikan siap saji. Masyarakat setempat juga melaksanakan upacara sedekah laut dalam waktu yang bersamaan dengan nelayan Pantai BaronPantai Kukup berada sekitar 25 km ke arah selatan dari Kota Wonosari. Jika dari Jogja menuju ke pantai ini membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam menggunakan kendaraan bermotor. Jalanan menuju pantai ini berkelok-kelok dan naik-turun. Jadi harap berhati-hati jika menggunakan kendaraan menuju kesini.

Goa Langse


Goa Langse yang terletak di kaki tebing Parangtritis merupakan tempat tetirah yang terkenal, meskipun di sekitarnya juga banyak kawasan serupa, seperti Goa Tapan, Sendang Beji, maupun Goa Siluman.

Tempat pertemuan dua penguasa dari alam yang berbeda itu dikenal dengan nama Goa Langse. Goa ini termasuk dalam wilayah administratif Desa Girirejo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta. Goa yang hingga kini dikenal sebagai tempat semadi atau "nenepi" itu jaraknya sekitar 30 kilometer arah selatan Kota Yogyakarta. Setiap hari, selalu ada orang yang mendatangi tempat ini, dengan maksud memanjatkan doa agar memperoleh keberhasilan dan kesejahteraan dalam hidupnya. Pada saat tertentu seperti malam Selasa dan Jumat Kliwon, pengunjung Goa Langse lebih banyak lagi jumlahnya, rata-rata mencapai 30 orang.

Dari pantai Parangtritis untuk menuju Goa Langse masih harus berjalan sekitar 3 km ke arah timur. Jika malas berjalan ada ojek yang siap mengantarkan Anda dengan tarif Rp 4.000,-. Namun ojek ini tidak sampai di pinggir tebing sehingga masih harus berjalan kaki sekitar 750 m menyusuri jalan setapak di antara rerimbunan ladang. Sebelum menuju ke Goa, Anda akan diminta mengisi buku tamu dan memberi donasi bagi perawatan Goa. Dari sini, Anda diantar oleh salah seorang penjaga, langsung menuju ke Goa.

Jangan kaget atau merasa ngeri ketika Anda sudah berada di bibir tebing. Dengan ketinggian tebing, sekitar 400 m dan nyaris tegak lurus, perjalanan menuju Goa Langse menjadi tantangan tersendiri. Jalan menuju ke kaki tebing tempat Goa Langse berada berupa campuran antara tangga (ada 4 buah pada tempat yang terpisah), akar, dan tonjolan bebatuan.

Sesampainya di Goa, pengunjung bisa mandi di salah satu bilik. Air yang dipakai mandi berasal dari mata air yang keluar dari dalam Goa. Airnya yang dingin dan tawar serta mengandung kadar kapur tinggi bisa menghilangkan kelelahan akibat perjalanan menuju Goa. Selesai mandi, barulah Anda dipersilakan untuk bersemedi. Kesunyian di dalam Goa sangat membantu untuk memusatkan pikiran. Suara yang terdengar hanyalah debur ombak pantai selatan.

Suasana goa yang terasa sejuk dan hening, sangat membantu untuk memusatkan pikiran, bermeditasi memanjatkan permohonan pada Tuhan. Di luar goa, tepatnya dari gardu pandang yang letaknya sekitar 20 meter di utara goa, pemandangan birunya laut, deburan ombak, dan gundukan-gundukan karang menambah ketenangan pikiran dan jiwa. Meski secara fisik melelahkan, di tempat inilah pengunjung dapat mensyukuri karunia Yang Maha Kuasa, melalui pengalaman bermeditasi sekaligus menikmati pemandangan laut selatan yang masih alami.

Namun, tempat ini bukanlah akhir dari perjalanan ke Goa Langse. Pinggiran tebing itu hanya permulaan dari sebuah perjalanan yang menantang fisik dan mental. Dengan panduan juru kunci setempat, pengunjung harus menuruni tebing yang hampir tegak lurus, dengan ketinggian mencapai 300 meter di atas permukaan laut, untuk mencapai lokasi goa.

Di sejumlah bagian, perjalanan turun tebing bisa dilakukan dengan tangga besi yang didirikan tegak lurus, namun sisanya dilakukan dengan cara berpijak pada batu-batu tebing, dengan bantuan pegangan pada akar pohon, atau batang-batang bambu yang menempel di dinding tebing. Setelah perjalanan turun itu sampai pada ketinggian 30 meter di atas permukaan laut, pengunjung bisa langsung masuk ke dalam goa.

Goa Langse terhitung lebih luas jika dibandingkan goa-goa alam lain di DIY. Panjangnya lebih kurang 30 meter, lebarnya sekitar 10 meter, dan tingginya mencapai 20 meter, dengan stalaktit bergantungan di langit-langit goa. Di ujung goa, terdapat mata air yang biasanya digunakan pengunjung untuk membasuh diri. Airnya yang dingin dan tawar, serta mengandung kadar kapur tinggi, menghilangkan rasa lelah setelah perjalanan berat menuju Goa Langse. Di sebelah mata air itu, terdapat tempat datar yang biasa digunakan untuk bersemedi.

Pantai Siung


Pantai Siung terletak di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus berjarak sekitar 35 km dari kota Wonosari dan sekitar 70 km dari pusat kota Yogyakarta,, memiliki keindahan dan ciri kas tersendiri yaitu banyaknya bukit-bukit curam yang mengelilingi pantai dengan panorama yang indah. Kondisi ini membuat pantai ini ideal untuk olahraga panjat tebing dan menurut penelitian di Pantai Siung ini terdapat 250 jalur pemanjatan, sehingga menjadikannya sebagai surga bagi climbers. Bahkan belum lama ini di Pantai Siung diselenggarakan Asian Climbing Gathering yang diikuti oleh 80 peserta dari 15 negara di Asia. Fasilitas yang tersedia: bangunan untuk pertemuan, tempat pelelangan ikan, dan warung makan. Prasarana jalan yang cukup bagus dan mencapai bibir pantai.

Pantai Sundak

Pantai Sundak merupakan pantai yang indah dan berpasir putih. Disepanjang pantai ditumbuhi pandan sehingga menambah kesejukan suasana pantai. Tak jauh dari pantai terdapat goa kecil yang didalamnya terdapat sumber air tawar yang biasa dipakai penduduk untuk mencukupi kebutuhan air minum. Selain pantainya sejuk, di pantai ini cocok untuk berkemah. Fasilitas yang ada : pendopo untuk pertemuan, panggung terbuka, areal bermain anak, tempat berkemah, dan tentu saja warung-warung makan.

Pantai Krakal

Pantai Krakal merupakan pantai yang luas dan terpanjang diantara pantai-pantai yang lain, dan terletak 2 km sebelah timur Pantai Drini. Pasir putih yang membentang berkilauan di sepanjang pantai sangat cocok untuk menikmati udara laut sambil melakukan aktivitas olahraga, sambil menikmati keindahan laut dan mencari biota laut dengan membawa jaring kecil yang banyak dijual disana. Pada waktu-waktu tertentu ada suguhan atraksi wisata di panggung terbuka di pinggir pantai. Fasilitas : hotel melati, rumah makan.

Gunung Gambar

Gunung Gambar merupakan obyek wisata spiritual yang berada di Dusun Wonosari Desa Jurangjero Kecamatan Ngawen. Gunung Gambar dengan ketinggian 200 mdpl, dimana dari puncaknya dapat melihat keindahan Rawa Jombor di Klaten dan Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri. Data dari sejarah diketahui bahwa Gunung Gambar merupakan tempat bertapa Raden Mas Said/Pangeran Samber Nyowo selama berperang melawan Belanda. Ditempat ini beliau duduk di atas batu (Watu Kong)Â yang sampai sekarang masih tamapk di Gunung Gambar, dan menyusun strategi untuk melawan Belanda. Petilasan ini terbentuk pada periode Islam. Raden Mas Said mendapat wahyu kraton pada waktu bertapa di Gunung Gambar sekitar abad XVIII, kemudian menjadi penguasa Mangkunegaran Surakarta dengan gelar KGPAA Mangkunegara I. Goa tempat bertapa tersebut sampai sekarang masih dikeramatkan oleh masyarakat. Pada hari tertentu banyak orang yang ziarah, terutama pada waktu tirakatan menjelang upacara sadranan, banyak dipadati oleh orang-orang yang datang dari jauh untuk memohon sesuatu.

Pantai Ngrenehan

Pantai Ngrenehan Terletak di Desa Kanigoro Kecamatan Saptosari kurang lebih 30 KM di sebelah selatan Kota Wonosari. para Wisatawan dapat menyaksikan aktivitas kegiatan nelayan dan menikmati ikan siap saji atau membawa ikan segar sebagai oleh - oleh .
Masih dalam satu kawasan dengan Pantai Ngrenehan kurang lebih 1 KM di sebelah Barat terdapat Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan. Setiap bulan purnama pada hari Nyepi di Pantai Ngobaran di laksanakan upacara Melasti.

Pantai Wediombo

Pantai Wediombo merupakan pantai alami dengan panorama yang sangat indah, terletak di Desa Jepitu Kecamatan Girisubo sekitar 40 KM arah tenggara kota Wonosari. Pantai berbentuk teluk dan landai dengan hamparan pasir putih , dapat dilihat secara terbuka baik dari atas perbukitan maupun dari pesisir pantai, sehingga memungkinkan wisatawan untuk menikmati panorama sunset yang sempurna , selain itu juga udara pantainya yang sejuk menyegarkan dipercaya dapat membantu penyembuhan penyakit asma. Bagi Wisatawan yang hobi memnacing dapat dilakukan di tempat ini dimana pada saat tertentu banyak ikan Panjo yang muncul sepanjang pantai.
Satu Tahun sekali di pantai digelar adat budaya ngalangi yaitu upacara prosesi menangkap ikan dengan cara menggunakan gawar yang terbuat dari akar pohon wawar yang menjalar sebagai jaring yang dipancangkan dari bukit Kedungdowok dan dihalau bersama-sama ke laut oleh masyarakat setempat.
Dalam satu kawasan dengan pantai ini terdapat Pantai Gremeng, Pantai Jungwok dan Pulau Kalong ( sebuah pulau yang dihuni ribuan kalong) yang dapat dicapai dengan tracing sekitar 1,5 KM ke arah timur.

Pantai Sadeng

Pantai Sadeng terletak di Desa Songbanyu dan Desa Pucung Kecamatan Girisubo berjarak sekitar 46 KM dari Wonosari, terdapat Telaga Suling yaitu lembah yang diyakini dahulu sebagai muara sungai Bengawan Solo Purba. Pantai ini juga dikenal sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan yang bertaraf nasional dan merupakan penunjang pengembangan perikanan laut di Provinsi Yogyakarta. Wisataan dapat menikmati sajian masakan ikan laut atau membawa ikan laut segar sebagai oleh - oleh dengan harga yang terjangkau.

Pantai Drini

Pantai Drini terletak di Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari sekitar 1 KM ke arah Timur dari pantai Sepanjang. Keistimewaan pantai ini terdapat pulau karang yang tumbuh pohon Dirini dan konon kayunya dapat dipergunakan sebagai penangkal ular berbisa.Pemandangan Pantai Drini yang sangat indah, asri. Di atas karang ini dibangun Mercusuar dimana jika kita memandang dari menaranya dapat melihat pemandangan dari atas.Di Pantai Drini ini kita bisa melihat dengan jelas rumput-rumput laut diantara karang-karang laut, dan biota laut lainnya.

Pantai Baron

Pantai Baron terletak di Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari sekitar 23 KM arah selatan Kota wonosari , merupakan pantai pertama yang ditemui dari rangkaian kawasan Pantai Baron , Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal dan Sundak.
Di pantai ini juga terdapat sungai bawah tanah yang bisa digunakan untuk pemandian setelah bermain dilaut. Selain itu wisatawan juga dapat menikmati aneka ikan laut segar maupun siap saji, dengan harga terjangkau , termasuk menu khas Pantai Baron yaitu Sop kakap. Pada sisi sebelah timur dapat dicapai melalui jalan setapak yang meligkar terdapat bukit kapur, wisatawan bisa beristirahat di gardu pandang, sambil menghirup udara pantai yang menyegarkan. Kurang lebih 10 KM ke arah barat dari Pantai Baron tedapat Pantai Parang Racuk dengan bukitnya yang menjulang dan terjal, menantang keberanian untuk bertualang dan menikmati keindahan laut sekitar dengan leluasa dari atas bukit.
Pada setiap bulan suro tahun baru jawa masyarakat nelayan setempat menyelenggarakan Upacara sedekah laut yang merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas panenan ikan yan melimpah dan keselamatan mencari ikan dilaut.

Situs Megalitik Sokoliman


Situs Megalitik Sokoliman Terletak di Dusun Sokoliman Desa Bejiharjo Kecamatan Karangmojo. Situs ini terbentuk pada periode prasejarah berupa menhir, fragmen menhir dan dinding kubur batu. Tahun 1934 Jl Moens dan Van der Hoop mengadakan penelitian di Situs Sokoliman dengan menemukan bekal kubur yang berbentuk manik-manik, alat-alat besi, fragmen gerabah dan benda-benda perunggu. Tahun 1989 BP3 (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala) Provinsi DIY melakukan pembenahan mengumpulkan menhir yang berserakan dan masyarakat sekitar menyebut peninggalan megalitikum ini dengan nama Kuburan Budho. Dalam masa megalitik menhir merupakan perwujudan tokoh masyarakat yang telah meninggal dunia selain itu juga berfungsi sebagai medium pemujaan kepada roh nenek moyang. Budaya megalitik Sokoliman mempunyai keistimewaan terutama pada menhirnya, yaitu pada bagian atas dipahat raut muka manusia.

Pesanggrahan Gembirowati

Pesanggrahan Gembirowati Bangunan periode Islam ini terletak di Dusun Watugajah Desa Girijati Kecamatan Purwaosari. Situs ini seluas 13.200 meter persegi dan terletak di ketinggian 138 mdpl. Memliki struktur bangunan berteras dan berbahan batu putih. Di dalam OV (Oudheidkundige Verslag) tahun 1925 FDK Bosch menyebut bangunan ini berasal dari abad XVI dan berdasar gaya arsitektur dan pilar-pilar yang masih nampak bercorak Islam.
Kisah tutur yang berkembang di masyarakat sekitar, pesanggrahan ini merupakan pesanggrahan putra-putra Prabu Brawijaya.

Pertapaan Kembang Lampir


Pertapaan Kembang Lampir
Terletak di Desa Girisekar Kecamatan Panggang, tempat ini dibangun pada periode Islam. Kembang Lampir dahulu digunakan sebagai tempat bertapa Ki Ageng Pemanahan untuk memperoleh wahyu kraton, agar dapat menurunkan raja-raja di Jawa. Ketika tengah khusyuk berdoa, beliau mendapat wangsit yang menyatakan bahwa beliau akan mendapatkan wahyu "gagak emprit" dan ternyata wahyu tersebut berubah menjadi Sunan Kalijaga yang memberitahukan bahwa wahyu kraton berada di Dusun Giring Desa Sodo Kecamatan Paliyan. Ki Ageng Pemanahan akhirnya ke sana dan menemukan wahyu " Pancapurba" yang berujud kelapa muda. Pertapaan Kembang Lampir dibuka untuk umum setiap Senin dan Kamis.

Makam Bupati Pontjodirjo


Makam Bupati Pontjodirjo Bangunan peiode Islam ini terletak di Dusun Kerjo I Desa Genjahan Kecamatan Ponjong. Pontjodirjo adalah Bupati Gunungkidul pertama yang pada waktu itu ibukota kabupaten masih terletak di Kecamatan Ponjong. Namun Bupati Pontjodirjo tidak lama menjabat, dikarenakan adanya penentuan batas daerah Gunungkidul antara Sultan Yogyakarta dan Mangkunegara II pada tanggal 13 Mei 1831, maka Gunungkidul pada saat itu (tanpa Kecamatan Ngawen) telah menjadi daerah kabupaten. Bupati Pontjodirjo digantikan oleh Mas Tumenggung Prawirosetiko yang mengalihkan kedudukan ibukota kabupaten, dari Kecamatan Ponjong ke Wonosari.

Goa Bentis


Goa Bentis ini terletak di daerah Bentis Gunung Kidul, kawasan pantai Wediombo, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan muka goa yang sempit dan tebing-tebingnya yang terjal menjadikan gua ini sebagai wisata goa yang menantang.

Ornamen-ornamen goa yang indah seperti stalagtit dan stalagnit banyak menghisi goa ini. Selain itu, di dalam goa ini juga terdapat luweng. Luweng adalah sungai bawah tanah dan pada musim penghujan, air di luweng ini bertambah banyak. Jadi, goa ini lebih baik jika dijelajahi pada saat musim kemarau saja.

Keunikan dari stalagnit dan stalaktit yang ada di goa ini terletak pada warnanya. Warnanya stalagnit dan stalaktit di goa ini lebih gelap dibandingkan dengan umumnya stalaktit dan stalaknit yang ada. Bentuk Khas yang dimiliki dari stalaktit dan stalaknit yang ada adalah berbentik bergerombol kecil memanjang seperti akar. Keindahan goa Bentis ini tidak akan dapat anda temui di daerah lain

sumber: www.wediombo.com

Goa Greweng


Goa Greweng Goa yang terletak di daerah Greweng ini memiliki potensi menjadi wisata goa yang menyenangkan sekaligus menantang. Dengan ornamen-ornamen goa yang unik, seperti stalagtit dan stalagnit, menambah keindahan dari goa ini.

Goa ini sering dijadikan sebagai tempat bertapa, bahkan sampai sekarang, banyak cerita-cerita mistik yang terjadi di gua ini. Goa ini juga sering menjadi habitat landak dan kalau beruntung, kita bisa bertemu landak saat kita menjelajahi goa ini. Selain landak anda juga bisa melihat kelelawar-kelelawar bergelantungan disini. Bila anda masuk di goa ini anda akan melihat stalagnit dan stalaktit yang mengkristal bak kilauan permata.

Saran yang bagus yang bisa anda pertimbangakan adalah jangan lupa membawa senter, obor ataupun lilin bila Anda berkunjung di tempat ini. Ditambah dengan membawa kamera bila Anda ingin mengabadikan moment-moment berharga disini. Jangan kaget bila Anda memperoleh hasil yang mencengangkan dan indah di sini.

Goa Lowo


Goa Lowo Kalau mendengar namanya saja pasti banyak orang sudah dapat menerka-nerka apa saja yang terdapat di dalam goa tersebut. Betul sekali!!! Asal muasal pemberian nama goa ini berasal dari kata Lowo (bahasa jawa) yang berarti kelelawar. Banyak hewan malam yaitu kelelawar yang hidup di goa ini. Jumlahnya ratusan buah. Mereka bergelantungan di setiap lubang-lubang yang ada di sudut-sudut goa ini. Matanya sangat terlihat tajam dan menakutkan, tapi ini lah keunikan dari goa ini.
Berdasarkan survey yang dilakukan, di goa ini terdapat beberapa jenis kelelawar yang hidup. Mulai dari kelelawar yang besar sampai bentuk kelelawar yang kecil. Warna dari kelelawar sendiri berwarna coklat sampai hitam pekat. Sehigga untuk memperoleh gambar kelelawar tersebut bukanlah hal yang mudah, di dukung dengan suasana goa yang gelap.

Goa Ngusalan

Goa Ngusalan berada di daerah Ngusalan yang terdapat juga pantai yang menawan. Goa ini dapat dijadikan tempat peristirahatan bagi pelancong yang mengunjungi pantai Ngusalan. Stalagtit dan stalagmit yang ada menambah keindahan goa ini. Semakin masuk ke dalam kondisi goa semakin melebar seperti berada di ruangan besar dengan ornamen-ornamen goa yang alami.

Dulu, goa Ngusalan ini dijadikan tempat pertapaan. Menurut cerita penduduk lokal, goa ini menyimpan sejuta misteri yang diyakini oleh masyarakat. Namun, sekarang sudah jarang masyarakat bertapa di goa ini. Tetapi anda boleh mencoba untuk bertapa di goa ini, silahkan saja menghubungi sesepuh di Wediombo yang nanti akan mengantarkan anda.

sumber: www.wediombo.com