Selasa, 10 Mei 2011

Tanjung Benoa

Tanjung Benoa berada Di sebelah utara kawasan Nusa Dua adalah Tanjung Benoa. Terletak di sepanjang pantai yang landai dengan pasirnya yang putih bersih merupakan tempat yang menyenangkan untuk melakukan beraneka olah raga dan rekreasi air, seperti.; snorkling, parasailing, diving, naik boat, berlayar, berselancar, melihat pemandangan bawah laut dengan glass buttom boat dan berbagai kegiatan olah raga air lainnya.

ImageSebagai bagian dari kawasan Nusa Dua, Tanjung Benoa juga terdapat beberapa hotel berbintang lima dengan fasilitasnya yang megah.

Desa Wisata Baha

Desa Wisata Baha Sekitar 4 kilometer sebelah timur Pura Taman Ayun, terdapat sebuah Desa tradisional bernama "Baha". Sebagian besar
penduduk desa ini adalah sebagai buruh dan petani penggarap / pemilik tanah, sehingga mereka harus menjadi krama /
anggota Subak, suatu organisasi yang mengatur pembagian air untuk irigasi pertanian. Masyarakat subak di Desa ini
memiliki sebuah balai pertemuan subak yang disebut "Balai Subak Lepud", yang dipakai sebagai tempat rapat dan
berbagai macam upacara yang berhubungan dengan pertanian. Keunikan lain yang dapat dijumpai di desa ini adalah
Pintu masuk ke rumah dari masing-masing keluarga yang seragam dengan kombinasi arsitektur bangunan tradisional
Bali, sehingga dapat memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan.Pura Desanya yang terletak di bagian selatan wilayah
desa ini dengan dihiasi ukiran kuno juga merupakan objek yang sangat menarik untuk dikunjungi.Tour setengah hari
dengan tujuan akhir Tanah Lot dapat dikemas sedemikian rupa dengan mengawali kunjungan di Hutan Kera Sangeh,
kemudian ke Desa Tradisional Baha, Taman Ayun melewati jalur jalan pedesaan yang masih asri.

Bumi perkemahan Dukuh

Bumi perkemahan Dukuh ini berada di Desa Blahkiuh Kecamatan Abiansemal sekitar 19 Km dari Kota Denpasar dan sekitar 2
Km ke arah Barat dari jalan raya Denpasar - Petang depan kantor Kepolisian Blahkiuh.Obyek wisata ini dahulu
merupakan tempat peristirahatan keluarga kerajaan Mengwi lengkap dengan sebuah kolam dan tempat pemandian
umum. Tempat ini suasananya cukup tenang karena terletak cukup jauh dari jalan raya dan pada tanah tegalannya
sekarang dipergunakan untuk tempat bumi perkemahan. Obyek wisata ini dekat dengan obyek dan daya tarik wisata
Kawasan Luar Taman Ayun dan Sangeh. Obyek ini terus ditata/pembuatan kolam renang, lapangan tenis, restoran dan
penginapan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Badung

Air Terjun Nungnung

Air Terjun Nungnung adalah Kawasan wisata yang memiliki fasilitas parkir yang cukup luas dan akses jalan ke air terjun bagus, cuma ada sedikit turunan melalui tangga-tangga.
Pemandangan sepanjang perjalanan sangatlah hijau dan menyegarkan. Udara cool banget pula. Kalau kecapean, ada beberapa tempat pemberhentian yang bisa kamu singgahi sebentar.

Setelah berjalan kurang lebih 20 menit, kita akan sampai di air terjun yang memiliki debit air cukup deras. Kurang lebih sama atau mungkin lebih besar dari yang di Air Terjun Gitgit.
Debit air deras dan di sekelilingnya ada beterbangan uap-uap air yang membuat suasana menjadi begitu sejuk, menyegarkan dan menenangkan.
dekat dengan Air Terjun ini kamu bisa juga melihat jembatan paling panjang di Bali yang menghubungkan jalur ke Kintamani, yaitu Jembatan Tukad Bangkung.

Pantai Geger Sawangan

Terletak di Pantai Geger Sawangan, depan hotel Nikko Bali, Nusa Dua atau sekitar 3 kilometer ke sebelah selatan dari kawasan Bali Tourism Development Center (BTDC) nusa Dua.
Onta merupakan hewan yang paling diandalkan untuk transportasi di daerah gurun, karena kemampuannya yang begitu menakjubkan. Safari onta yang dikelola oleh PT. Bali Onta Kuta Wisata ini mendatangkan hewan tersebut dari benua Australia dengan mengambil rute safari menyusuri pesisir pantai Geger Sawangan selama lebih kurang 1 jam. Atraksi petualangan ini tentunya akan menjadi pengalaman yang sangat menarik dan tak terlupakan.
Tersedia fasilitas berupa antar jemput, areal parkir yang cukup luas serta tenaga pemandu.

GWK

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana : Garuda Wisnu Kencana Cultural Park), disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali.
Di areal taman budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 12 meter.
Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut.

Kawasan Nusa Dua

Kawasan Nusa Dua Indah sekali membayangkan suatu Masyarakat yang tinggal di sudut sebuah Pulau terindah di Dunia, nun jauh dari keramaian kota, masyarakatnya hidup dengan tenang disepanjang pantai berpasir putih dengan kilauan cahaya surya terpantul air laguna yang tenang.

Pemandangan yang begitu indah hingga kini masih belum terusik, bahkan bentuk bangunan berarsitektur Bali masih tetap dijaga keharmonisannya sebagai ciri khas Pulau Bali.

Sebagai daerah pariwisata di kawasan ini telah tersedia sistem pelayanan yang komplek bagi masyarakat wisatawan modern, seperti air bersih, instalasi listrik, telepon, saluran sanitasi serta fasilitas lainnya. Segala sesuatunya diusahakan dirancang dengan seksama untuk menghindari polusi, kebisingan, pemandangan yang menyesakkan dan lain-lain.

ImageKawasan wisata ini terletak di paling selatan Pulau Bali, suatu lokasi yang paling dini mendapat sinar pagi. Di sepanjang 4 kilometer pantainya yang berpasir putih ditumbuhi ratusan hektar pohon nyiur dengan hotel-hotel berbintangnya nan megah berfasilitas standar internasional. NUSA DUA yang berjarak hanya 15 menit dari pelabuhan udara Ngurah Rai Bali telah banyak memberikan kontribusi pembangunan kepariwisataan dan bahkan mengimbas ke daerah-daerah disekitarnya, seperti Benoa dan Sawangan.