Tampilkan postingan dengan label Provinsi Jawa timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Provinsi Jawa timur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juli 2012

Wisata Candi Arimbi

Objek Wisata Candi Arimbi atau nama Candi Caungkup Pulo terletak di dusun Ngrimbi, desa Pulosari, kecamatan Bareng,Kabupaten Jombang,Jawa Timur. Nama Arimbi diambil dari tokoh pewayangan Dewi Arimbi istri dari Raden Werkudoro. Candi yang dibangun sekitar abad 14 jaman Majapahit ini melukiskan Tribuwana Wijaya Tungga Dewi, Raja Majapahit masa pemerintahan 1328-1350 M.

Candi bercorak Hindu kental dengan luas 896,56 m2. Bangunan kokoh terdiri dari batu andesit sedangkan pondasinya dari batu bata. Tinggi candi ± 10 m, lebar ± 6 m dan panjangnya ± 8 m. Candi ini mempunyai ruangan pusat tempat Arca Purwati dan arcanya sekarang disimpan di Museum Nasional Jakarta.


letak candi di tepi jalan raya Mojoagung-Wonosalam. Candi dibuka untuk umum dan gratis untuk memasuki lokasi Candi Arimbi.

Minggu, 08 Mei 2011


Klathak pantai adalah salah satu pantai kebanggaan Tulungagung. Pantai ini memiliki ombak yang fantastis dan dingin dengan angin laut yang lembut. Para pengunjung dapat melakukan aktivitas laut di sini, seperti memancing, mandi matahari, voli pantai, dll Ada juga pedagang makanan dan minuman di sekitar pantai. Kunjungi dan menikmati pantai Klathak di Tulungagung bersama keluarga, teman dan hubungan-hubungan lainnya.

Tulungagung sering disebut sebagai gudang pantai, karena kabupaten ini tinggal di wilayah Samudera Indonesia. Provinsi Jawa Timur juga disebut daerah Maritim. Kabupaten Tulungagung sendiri memiliki beberapa pantai, termasuk; Molang pantai, pantai Dlodo, pantai Brumbun, Gerangan pantai, yang semua orang yang tinggal di sepanjang pantai Samudera Indonesia.

Pantai Brumbun

Pantai Brumbun terletak di wewengkon Kabupaten Tulungagung Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan pantai selatan. Pantai kecil ini sejatinya merupakan teluk yang masih sangat alami. Berbeda dengan Pantai Popoh yang oleh Pemda Kabupaten Tulungagung telah resmi diekspos sebagai tempat kunjungan wisata, Pantai Brumbun seperti anak tiri yang tidak diperhatikan. Tetapi justru karena itulah, pantai ini masih sangat alami dan begitu cantik.

Terletak sekitar 35 km dari pusat kota, Pantai Brumbun bisa ditempuh melalui jalur yang sama dengan Pantai Indah Popoh. Anda bisa mengambil jalur Tulungagung - Boyolangu - Campurdarat - Ngentrong. menuju kecamatan Pucanglaban. Sebelum sampai ibukota Pucanglaban, ada jalan kecil ke kanan beraspal jelek yang menuju pantai Brumbun. Jalan ini berbukit-bukit, jadi perhatikan kendaraan Anda harus benar-benar fit. Di perjalanan Anda akan melihat bukit-bukit yang dulu adalah hutan kecil yang rimbun yang sekarang telah gundul dan berubah menjadi ladang jagung.

Pantai Coro.

Pantai Coro. Di pantai yang memiliki panjang sekitar 400 meter, pasirnya berwarna putih dan tidak kalah dengan pantai lain yang ada di Jawa Timur dan pasirnya lembut dan bersih. Selain itu daya tarik lain pada pantai yang berjarak sekitar 1,5 Km dari padepokan Retjo sewu menuju ke timur ini keberadaannya masih alami dan belum banyak tergarap serta ombak pantai juga tidak terlalu besar.

Lebih dari itu air laut pantai sangat jernih sehingga permukaan dasar laut bisa dilihat dengan mata telanjang, seperti semua karang dan tumbuhan laut

Dipantai yang menurut cerita dulunya banyak hewan coro ( kecoak, juga banyak sekali dijumpai batu karang , tumbuhan dan hewan laut hidup. Pengunjung bisa melihat dengan jelas tumbuhan dan hewan laut hidup di batu – batu karang di sepanjang pantai yang berbentuk teluk tersebut dan semua itu akan lebih jelas terlihat ketika air laut mulai surut

Bagi mereka yang suka mengoleksi aneka kulit kerang bisa datang ke tempat ini, karena banyak sekali jenis kulit kerang yang terdampar di bibir pantai, begitu juga dengan batu karang terdapat dipasir putih yang terhampar luas.

Pantai Sidem


Pantai Sidem Tulungagung,Di perkampungan nelayan ini wisatawan dapat menemukan industri rumah tangga dengan produk yang dihasilkan seperti berbagai ikan asin dan terasi vang telah dikemas rapi, serta siap untuk dibawa pulang sebagai buah tangan.

Dari kampung nelayan di
Pantai Sidem ini pula, dapat dinikmati PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) yang diresmikan oleh Bapak Menteri Pertambangan dan Energi pada tahun 1994, dengan kemampuan sekitar 30 Mega Watt. Kedua lokasi wisata pantai ini dapat dicapai melalui jalan darat vang telah beraspal dengan baik dan hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari Kabupaten Tulungagung maupun Trenggalek clan + 60 menit dari Blitar atau Kediri. Apabila tidak membawa kendaraan pribadi, kendaraan umum tersedia dari Sub Terminal Bus Kota Tulungagung.

Seluruh Masyarakat Tulungagung tentu sudah banyak yang mengenal tentang Pantai Popoh, dimana dalam pantai ini disamping udaranya sejuk juga banyak ditumbuhi pohon – pohon besar. Pantai yang berbentuk teluk ini bila di musim liburan tiba selalu banyak dukunjungi para wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah. Disamping timur Pantai Popoh masih ada sebuah pantai yang layak untuk dikunjungi oleh wisatawan, biarpun sebagian masyarakat belum begitu mengenalnya.

Adapun pantai yang dimaksud yaitu
Pantai Coro. Apa yang menarik pantai ini ? Di pantai yang memiliki panjang sekitar 400 meter, pasirnya berwarna putih dan tidak kalah dengan pantai lain yang ada di Jawa Timur dan pasirnya lembut dan bersih. Selain itu daya tarik lain pada pantai yang berjarak sekitar 1,5 Km dari padepokan Retjo sewu menuju ke timur ini keberadaannya masih alami dan belum banyak tergarap serta ombak pantai juga tidak terlalu besar. Lebih dari itu air laut pantai sangat jernih sehingga permukaan dasar laut bisa dilihat dengan mata telanjang, seperti semua karang dan tumbuhan laut.

Waduk Wonorejo

Waduk Wonorejo,Sebagai daerah yang notabene mempunyai unsur akar rumput kebudayaan yang kuat dan beraneka, Tulungagung merupakan daerah penjunjung tinggi nilai budaya dan pariwisata. Karena salah satu cara agar sesuatu dikenal adalah dengan cara diperkenalkan. Salah satu obyek wisata kawasan dataran tinggi yang diperkenalkan Tulungagung Jawa Timur adalah obyek wisata Pegunungan Waduk Wonorejo.

Selain berfungsi sebagai PLTA dan sebagai irigasi Waduk Wonorejo juga diperkenalkan sebagai obyek “journey” yang menyuguhkan kenyamanan dan ketersediaan fasilitas Rekreasi. Dalam konsepnya Waduk Wonorejo dimaksudkan untuk penyuplai air bersih baik untuk kawasan Tulungagung maupun sekitarnya juga sebagai sarana irigasi di daerah Pagerwojo dan sekitarnya juga sebagai sarana penggerak turbin untuk sarana penggerak untuk menghasilkan energi listrik.

Selain itu pula konsep lain yang ditawarkan adalah sebagai obyek Vacation dengan memberikan fasilitas berupa Jets Ski, wisata dengan perahu Kano, Bumi Perkemahan dan Lintas Alam, Sarana penerbangan Domestik setingkat Heli, Pemancingan air tawar dan ada juga sirkuit berkualitas standart untuk event Motocross dan juga Offroad.

Dengan jarak tempuh yang relatif dekat kurang lebih sekitar 15 Km dari pusat kota menjadikan Waduk Wonorejo menjadi area yang mudah ditempuh. Disamping itu juga akses dan srana jalan yang berkualitas menjadikan Waduk Wonorejo menyenangkan untuk disinggahi. Tersedia juga Resort dan Villa berkualitas nasional untuk istirahat para pengunjung.

Dengan bentang alam perbukitan yang berhawa sejuk juga dengan tingkat kemiringan lereng dan lembah menjadikan Waduk Wonorejo menjadai daerah yang sangat nyaman dan sejuk walau berada di daerah tropis. Penampakan hutan baik alami maupun buatan dapat dijumpai disini. Dengan konsep pengecoran total sebuah bukit menjadikan Waduk Wonorejo memiliki nilai artistic bagi para pengunjung, disamping itu juga standart kebersihan yang tinggi dapat dirasakan disini.

Event-event banyak sekali dijumpai disini baik itu dalam skala daerah maupun nasional. Contoh acara rutin yang selalu diselenggarakan adalah Lomba layang-layang tingkat Nasional, Kejurnas Motocross dan 4WD OFFROAD , lomba panahan dll.

Misi lain yang diambil oleh Waduk Wonorejo adalah mencoba mengembangkan konsep wisata pegunungan yang ada di Tulungagung, sehingga potensi wisata tidak hanya sub sector pantai ataupun Agrobisnis akan tetapi fasilitas umum yang begitu penting bagi masyarakat dapat di ekspos untuk wisata. Sehingga ke depan nantinya Tulungagung akan dikenal bukan hanya sebagai kota Marmer akan tetapi kota yang menyuguhkan berbagai kemudahan fasilitas rekreasi.

Air terjun Lawehan

Air terjun Lawehan salah satu potensi wisata Kabupaten Tulungagung, berada di dusun Turi, desa Geger, Kecamatan Sendang. Lebih kurang 25 km arah barat dari kota Tulungagung,Jawa Timur. yang merupakan bagian dari Lereng Wilis dengan ketinggian + 1.200 m diatas permukaan air laut. Untuk menuju lokasi harus berjalan kaki + 3 km melewati indahnya panorama perbukitan, dan sembilan kali menyeberangi sungai di hutan yang masih perawan. Menurut kepercayaan penduduk setempat, daerah ini dikuasai oleh Mbok Roro Dewi Gangga, Mbok Roro Cenethi, Mbok Roro Wilis, dan Mbok Roro Endang Sampur. Penduduk setempat juga meyakini, barang siapa yang mandi di air terjun ini akan sembuh dari penyakitnya. Karena khasnya jalan menuju obyek ini, yang naik, turun licin, curam dan menerobos semak belukar, maka sangat cocok bagi mereka yang suka tantangan dan pecinta alam. Apalagi disekitar air terjun banyak tumbuh tanaman anggrek yang masih langka.

Pantai Popoh



Pantai Popoh Tulungagung.Mengenai obyek wisata pantai, tidak perlu diragukan lagi bahwa kota Tulungagung memiliki banyak koleksi pantai maupun teluk. Salah satunya yang sudah dikenal baik wisatawan Domestik maupun Mancanegara adalah Pantai Indah Popoh Tulungagung,Jawa Timur. Pantai yang langsung berhadapan langsung dengan laut Bebas Samudera Hindia ini memang banyak menawarkan keeksotikan keindahan panorama pantai, baik wisata bahari maupun keindahan deburan ombaknya. Dari sisni dapat dijelaskan bahwa pantai ini memang dikelola dengan serius dan berkesinambungan oleh pemerintah daerah Tulugagung, hal ini dapat dilihat dengan kelengkapan fasilitas yang ditawarkan dan akses sarana dan prasarana yang ada.

Dari tahun-ke tahun tingkat pengunjung selalu meningkat secara signifikan, sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa PIP memang menawarkan nilai lebih untuk dijadikan tempat rekreasi dan darmawisata. Suasana pantai yang berhadapan langsung dengan laut bebas menjadikan PIP bernuansa wisata bahari yang sesungguhnya. Kita bisa merasakan wisata bahari dengan mengelilingi Teluk Popoh yang begitu fresh dan Nature, kita juga bisa melihat keindahan pantai lain disekitar Popoh yang jaraknya begitu dekat yaitu pantai Sidem, Pantai Sine dan pantai Klathak. Ketiga pantai ini masih berada disekitaran teluk Popoh sehingga baik keindahan maupun panorama yang disuguhkan memiliki tingkat nilai yang sama.

Dalam berwisata ke PIP dalam perjalanan kita akan melewati daerah yang hanya ada satu di Indonesia, apakah gerangan?.. daerah Besole..daerah ini sangat terkenal sebagai daerah pengrajin Onik batu pualam yaitu batu Marmer. Marmer hanya ada di Tulungagung, hampir semua gunung-gunung di daerah Besole Tulungagung merupakan daerah penambangan Marmer. Sehingga disini akan anyak sekali dijumpai buah tangan dari kerajinan batu marmer.

Pantai Popoh merupakan salah satu obyek wisata andalan daerah Tulungagung, berbagai acara selalu diadakan di kawasan wisata ini baik itu musik ataupun acara-acara lain. Hampir setiap hari libur dan hari besar kawasan wisata ini selalu dipadati pengunjung, baik yang berasal dari sekitar Tulungagung maupun luar Tulungagung bahkan tidak sedikit yang berasal dari luar negeri.

Pantai Sine

Pantai Sine Pantai yang terletak di Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir atau sekitar kurang lebih 35 km kearah selatan dari kota Tulungagung ini mempunyai keindahan dan panorama alam yang begitu indah. Pantai Sine ini merupakan pantai bebas dengan ombak yang cukup besar selain itu Pantai Sine ini merupakan pantai alam berbentuk teluk di pesisir selatan Kabupaten Tulungagung.

Di sebelah utara terdapat tebing dengan pancuran alami yang mana airnya berasal dari mata air di atasnya dan di sebelah selatan Pantai Sine terdapat hutan yang masih terlindungi dan keberadaan pasar ikan tradisional yang pastilah menambah keindahan Pantai Sine. Walaupun menghabiskan waktu yang lumayan lama dari pusat kota tetapi perjalanan menuju wisata Pantai ini sangatlah menyenangkan karena melewati pegunungan dan perbukitan yang sangat indah.


Selain menyajikan keindahan alami Pantai Sine ini juga menyajikan keragaman budaya lokal masyarakat sekitar, misalnya kesenian wayang kulit yang dipertunjukkan setiap tanggal satu suro, dan ada juga prosesi larung sesaji yang berguna untuk menangkal mara bahaya ataupun acara mencuci atau memandikan gaman seperti keris dan tombak dari para sesepuh masyarakat.

Gua putri asih

Gua putri asih ini terletak di daerah montong kabupaten tuban.Jawa Timur. Gua ini sangat indah sekali dan terletak ditengah hutan jati yang masih alami. Bila anda berkunjung ke kota Tuban maka jangan sampai lupa untuk menginjakan kaki di gua ini, karena pasti Anda akan menyesal. gua ini menyuguhkan panorama alami berupa gua dengan indahnya stalaktit dan stalakmit yang bermunculan dan bergelantung di dinding gua. Yang paling indah dari gua ini adalah ada sebuah stalaktit dan stalakmit yang sangat besar yang menyerupai dengan selendang putri, makannya gua itu disebut dengan sebutan gua putri asih. Bila anda tertarik untuk berkunjung kesana maka Anda bisa mengambil beberapa jalur alternatif yaitu bisa langsung dari kota Tuban menuju singgahan dan gua tersebut terletak antara montong dan singgahan.

Jika anda sedang mengunjungi kota Tuban, jangan sampai tak menjejakkan kaki ke Goa Akbar yang terletak di Ngaban, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding,Tuban,Jawa Timur. lebih kurang satu kilometer dari pusat Kota Tuban. Berbeda dengan umumnya goa yang kerap menimbulkan kesan menyeramkan dan dihuni banyak kelelawar, goa yang berada di bawah Pasar Baru, pasar utama Tuban, tersebut dikembangkan sebagai obyek pariwisata yang menawarkan kesejukan, kenyamanan, dan keindahan tersendiri.


Tak hanya wisata goa yang dapat dinikmati di Tuban yang terkenal dengan sebutan "Kota Seribu Goa". Sebagai daerah pesisir, Tuban yang konon merupakan salah satu pintu masuk menuju Kerajaan Majapahit itu juga kaya akan peninggalan zaman lampau yang kini menjadi daerah tujuan wisata. Antara lain terdapat makam Sunan Bonang, Museum Kambang Putih, dan Klenteng Kwan Sing Bio, satu- satunya kelenteng di Indonesia yang menggunakan kepiting sebagai simbol pada pintu gerbangnya, yang menjadi tempat wisata religius. Juga terdapat pemandian alam Bektiharjo dan pemandian air hangat Prataan. Selain itu juga terdapat wisata air terjun dan pantai yang berpotensi menyedot pengunjung.
Sayangnya, potensi obyek wisata di Tuban yang cukup banyak itu kurang publikasi sehingga meski beberapa tempat wisata digarap cukup baik, tak terlalu ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan, pada semester I tahun 2003 terjadi penurunan pengunjung 1,17 persen dibandingkan dengan semester yang sama tahun sebelumnya.

Padahal, secara geografis Tuban yang memiliki panjang pantai sekitar 65 kilometer itu merupakan gerbang masuk ke Provinsi Jawa Timur di bagian utara.
Meskipun mempunyai beberapa produk unggulan, secara umum usaha pertanian Tuban, yang menduduki peringkat pertama penyumbang kegiatan ekonomi Tuban tahun 2002 dengan nilai Rp 124,8 miliar, masih bersandar pada produksi tanaman pangan, terutama padi dan jagung. Pada tahun 2002, produksi hasil pertanian yang menjadi mata pencaharian sebagian penduduk Tuban itu meningkat masing-masing 1,03 persen atau 384.908 ton padi dan 3,07 persen atau 265.361 ton jagung.

Air Panas Prataan

Air Panas Prataan Berada di tengah hutan di daerah yang masuk di wilayah Kecamatan Parengan,Kabupaten Tuban,Jawa Timur. yaitu sekitar 5 km dari pusat kecamatan parengan. Kondisi sekitar sumber air panas masih sangat alami sekali yaitu berupa hutan-hutan yang masih alami dengan pepohonan yang rindang.

Jarak pemandian air panas Prataan sekitar 45 km arah barat dari Kota
Tuban. Suhu air mencapai 56 derajat Celsius, dengan kadar belerang yang sangat tinggi dapat menyembuhkan beragam penyakit kulit seperti gatal-gatal dan lain-lain.
Bila hendak berkunjung dapat melewati rute
Tuban-Montong-Tanggulangin, sehingga dapat terhibur dengan pemandangan alam berupa tegalan, sawah dan hutan jati. selain itu juga dapat menempuh rute tuban-jatirogo-parengan atau tuban- bojonegoro- parengan.

Pemandian Bekti Harjo

Pemandian Bekti Harjo mempunyai Lokasi yang terletak sekitar 5 km dari kota Tuban Jawa Timur,ini mempunyai sumber mata air yang sangat jernih. Sehingga selain sebagai sumber air minum juga dimanfaatkan sebagai lokasi pemandian dan arena berenang. Kolam renang Bektiharjo senantiasa bersih dilengkapi dengan papan loncat. Bagi pengunjung anak-anak juga terdapat kolam untuk anak yang agak dangkal. Penggantian air kolam dilakukan secara rutin dengan memompa sumber mata air yang ada tepat di sebelah kolam renang.
Hal lain yang sangat berbeda dari kolam renang kebanyakan adalah adanya komunitas kera jinak di sekitar lokasi pemandian. Kera-kera ini tidak mengganggu, kecuali bagi pengunjung yang membawa makanan agar dijaga dengan baik. Karena sering kali kera-kera yang kelihatan sangat pendiam dapat bergerak dengan sangat cepat untuk mengambil kue atau makanan kecil yang sedang dipegang.

Goa Ngerong

Goa Ngerong adalah suatu gua dan tempat wisata di Kecamatan Rengel, Tuban, Jawa Timur. Di tempat tersebut para pengunjung dapat melihat ribuan ikan di sungai yang airnya sangat jernih. Biasanya para pengunjung memberikan biji kapuk randu ke dalam sungai agar ikan-ikan tersebut mengapung untuk berebut makanan. Karena airnya yang jernih, sebagian besar warga di sekitar tempat tersebut juga memanfaatkannya sebagai tempat mandi dan mencuci.

air terjun "Nglirip"

Tempat wisata air terjun "Nglirip" terletak di wilayah kecamatan Singgahan, ± 35 KM arah barat daya dari Kota Tuban.Jawa Timur. Untuk mencapai lokasi ini pengunjung yang tidak menggunakan mobil pribadi dapat menggunakan angkutan umum. Terdapat dua rute angkutan yaitu :

Rute Montong : yaitu naik angkutan umum dari terminal Tuban dengan jurusan Montong, yang kemudian dari di lanjutkan dengan naik kendaraan jurusan Jojogan. "Nglirip" terletak antara Montong - Jojogan, sehingga Pengunjung dapat langsung melihatnya jika melewati rute ini.

Rute Singgahan : yaitu dari Terminal Tuban naik bis jurusan Jatirogo, bis ini akan transit di terminal Kab. Bojonegoro yang kemudian dilanjutkan ke tujuan utama, Jatirogo. Jika pengunjung memilih rute ini, anda dapat turun di pertigaan "Warung Anjlok" - Jojogan. Dari sini, Nglirip hanya berjarak kurang dari satu kilo meter. Jika anda tidak malas, anda dapat berjalan kaki sampai ke Nglirip, atau naik angkutan jurusan Montong.

Sesampainya disini anda akan mendapatkan pemandangan yang sangat menawan, dari pinggir jalan saja anda dapat melihat jatuhnya air dari tebing yang di atasnya terdapat jembatan kecil. Bagi Anda yang ingin menyusuri aliran bawah air terjun harap berhati-hati, karena jalanan setapak akan sangat licin, terutama di musim hujan.

Yang tampak oleh mata jika berada di bawah air terjun Nglirip adalah derasnya air yang jatuh dengan bebas dari ketinggian kurang lebih 25 M, satu hal lagi jika Anda perhatikan dengan baik bahwa terdapat Goa yang cukup besar di balik air terjun ini. Dahulu kala dipercayai sebagai tempat bersemedi bagi leluhur yang berilmu tinggi, ada juga yang mengatakan didalam goa ini dahulu terdapat seorang wanita yang menanti kekasihnya sampai sekarang, tentunya tinggal rohnya saja. Penduduk sekitar percaya bahwa sewaktu-waktu wanita ini akan keluar untuk berbelanja, tetapi orang tidak ada yang mengetahui wujud dari wanita ini.

Jika Anda kearah timur dari lokasi air terjun, Anda akan mendapatkan lokasi sumber air alam (kerawak) yang keluar dengan derasnya di tepian sungai. Sudah pasti Anda ingin untuk bermandi-ria. Lokasi ini masih sangat alami, belum ada bangunan apapun, dan sekali lagi agar berhati-hati karena banjir dadakan dapat datang tiba-tiba terutama di musim hujan.

Krawak

Objek wisata yang satu ini tidak kalah dengan yang lain. Krawak adalah merupakan salah satu objek wisata yang berupa sungai dengan yang sangat jernih dengan sumber mata air yang begitu jernih dan bermunculan di bebatuan pinggir sungai.

Jika Anda kesana pasti Anda tidak akan tahan untuk tidak bermandiria. Selain itu letaknya yang juga setratigis yang terletak di tengah hutan jati. Disana Anda dapat beristirahat dengan tenang karena letaknya yang jauh dari pemukiman penduduk.

Disana Anda dapat menikmati segarnya udara hutan tuban dengan diiringi nyanyian burung yang berkicau dengan merdunya. Saya rasa objek wisata yang satu ini sangat cocok untuk dikunjungi terutama para kawula muda yang sedang menjalin asmara.

Pantai Prigi

Pantai Prigi Terletak sekitar 48 km arah selatan kota Trenggalek,tepatnya di Desa Tasik Madu, Kecamatan Watulimo.Walaupun di pantai ini juga tempat pelelangan dan pengolahan ikan, namun pantai prigi sangat panjang dan memiliki keindahan yang unik dibanding dengan pantai karanggongso yang berpasir putih. Pantai ini memiliki pasir kuning. Pemda Jawa Timur telah mengembangkan kawasan ini sebagai tempat pelelangan ikan terbesar di pantai selatan pulau Jawa. Sehingga aktivitas ekonomi di daerah inipun meningkat.

Disekitar pantai tumbuh warung-warung kecil, walaupun keadaannya masih semrawut, namun Anda yang menyukai makan khas Jawa akan menemukannya disini. Beberapa warung bahkan menawarkan cindera mata, berupa hasil karya dari kerang. Juga tersedia penyewaan kapal yang akan membawa Anda berkeliling disekitar pantai menikmati pemandangan pantai dan tebing dari laut.
Beberapa ratus meter dari pantai Prigi, ada beberapa hotel dan penginapan yang harganya relatif murah.

Pantai Damas

Pantai Damas terletak didesa Karanggandu, sekitar 5 km disebelah barat pantai Prigi. Pantai ini masih belum banyak dikembangkan, sehingga dibanding pantai lain di Kec. watulimo pengunjungnya masih sedikit. Memiliki pasir hitam dan batu-batu penyangga disepanjang pantai, untuk mengurangi pengikisan.


Ombaknya tenang, untuk bisa berenang dengan nyaman Anda harus berada beberapa ratus meter dari pantai. Disebelah pantai ada perumahan penduduk, dimana Anda jga bisa menemukan beberapa toko dan warung kecil.

Pantai Karanggongso

Pantai Karanggongso terletak 3 km dari pantai Prigi yang terkenal dengan pasir putihnya. Ombak dipantai ini relatif tenang, sehingga sangat cocok untuk berenang dan mandi. Disepanjang pantai tumbuh rimbun pohon-pohon yang menambah sejuk udara di pantai disiang hari.

Diseberang jalan di sepanjang pantai tersedia beberapa restoran dan warung kecil yang menyajikan bermacam-macam makanan dan minuman nusantara. Tersedia es kelapa muda, berbagai masakan seafood, serta aneka makanan kecil khas Trenggalek.

Prasasti Kamulan

Prasasti Kamulan terletak di desa Kamulan kec. Durenan,Kabupaten Trenggalek,Jawa Timur. Prasasti ini dikeluarkan oleh Raja Sarweswara Trikramawataranindita Srngga Lancana Dikwijayotunggadewa atau biasa dikenal dengan nama Kertajaya tahun 1116 Saka atau 1194 Masehi.

Berdasarkan prasasti ini ditetapkanlah "Hari jadi Kabupaten Trenggalek pada hari" Rabu Kliwon "tanggal 31 bulan Agustus tahun 1194.