Tampilkan postingan dengan label Nusa Tenggara Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nusa Tenggara Timur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juli 2012

Pantai Nemberala



Pantai Nemberala di Kec. Rote,Obyek wisata ini sudah cukup dikenal bukan saja wisatawan asal Negara Kanguru (Australia ) tapi juga dikenal secara luas oleh para wisatawan Amerika, Eropa dan sebagainya Jarak tempuh dari ibu kota Ba’a + 30 Km dengan menggunakan Bus atau Mikrolet yang cukup nyaman serta ditopang dengan kondisi jalan yang cukup memadai. Panorama dan keistimewaan pantai Nemberala – Bo’a karena gelombang laut atau dikenal dengan “Gelombang” yang sangat cocok untuk para wisatawan melakukan olah raga Surfing (selancar) pecahannya ke kanan yang Barat Daya, pantai ini sangat dikenal dengan pasir putih yang indah dan menawan serta ombaknya sangat bagus dan menarik dengan 8 kali gulungan merupakan tantangan bagi peselancar dunia. Pemda Rote Ndao bekerjasama dengan organisasi Bali melakukan lomba selancar bertaraf internasional yang dilaksanakan pada bulan September – Oktober setiap tahunnya.

Objek Wisata Pantai Mulut Seribu



Objek Wisata Pantai Mulut Seribu terdapat di Kec. Rote Timur, sangat indah dengan taman laut dan budi daya mutiara bagi orang / wisatawan yang baru mengunjungi teluk mulut seribu selalu mengalami kesulitan atau tersesat pada saat keluar, sangat berliku – liku yang konon katanya ada tuannya yang menjaga menutup jalan keluar apabila para tamu yang masuk tidak meminta izin kepada pemilik. Selain Obyek Wisata pantai tersebut, masih banyak pantai – pantai wisata di Kab. Rote Ndao seperti : Pantai Oeseli, Tongga, Sanama, Batutua, Oenggae, Tesabela, Nusakdale, Leli dan Papela.

Objek Wisata Mawar Laut



Objek Wisata Mawar Laut merupakan salah satu Primadona daya tarik obyek wisata yang terdapat di kawasan Taman Wisata Alam Riung. Mawar Laut merupakan kumpulan telur Kelinci Laut yang saling melekat satu dengan yang lainnya dan menyerupai bunga Mawar. Mawar laut tersebut tumbuh dan melekat pada batu karang di dasar laut pada kedalaman antara 5 sampai dengan 10 meter dibawah permukaan laut. Untuk menikmati keindahan mawar laut tersebut para wisatawan harus bisa menyelam dengan menggunakan peralatan renang yang disediakan oleh Bidang Pariwisata Pemda Ngada yang tersedia di Wisma Riung Pesona. Para penyelam dapat meminta bantuan tenaga terampil pemandu wisata yang telah berpengalaman.

Wisata Alam Laut 17 Pulau Riung



Wisata Alam Laut 17 Pulau Riung terletak di Kecamatan Riung, sebelah utara wilayah Kabupaten Ngada. Jarak dari Bajawa ibukota Kabupaten Ngada : 75 Km, dapat ditempuh selama 2 1/2 jam dengan kendaraan umum maupun pribadi. Kawasan Taman Laut tersebut sebagian wilayahnya terletak di daratan pulau Flores serta sebagiannya di perairan teluk Riung dengan tebaran pulau-pulaunya yang sangat indah.

Terletak di perairan desa Tadho, Kelurahan Benteng Tengah, Kelurahan Nangamese, Lengkosambi, Desa Sambinasi dan desa Latung Kecamatan Riung. Di kawasan ini terdapat 17 pulau besar dan kecil yang letaknya berdekatan satu sama lain. Pulau-pulau itu adalah pulau Pata, Bangko, Rutong, Bampa, Sua, Telu, Mborong, Kolong, Ontoloe, Sui, Wire, Meja, Wawi, Batu, Taor, Laingjawa, Wingkureo. Pulau-pulau tersebut dapat dilihat dengan berkeliling menggunakan Speedboat selama kurang lebih dua setengah jam. Perairan di kawasan ini memiliki beberapa jenis karang yang keras dan lembut, dan ada juga ikan hias berwama-warni. Semua keindahan bawah taut tersebut dapat dinikmati dengan mata telanjang dari atas perahu pada saat laut dalam keadaan tenang di pagi hari sekitar pukul 05.00 - 06.00.
Bila wisatawan ingin menikmati keindahan bawah laut secara langsung, maka dapat memanfaatkan peralatan diving yang tersedia di Wisma Pesona Riung.
Di wilayah darat kawasan ini terdapat Kadal Raksasa langka yang biasanya disebut Mbou oleh masyarakat setempat, atau biasanya di sebut juga Mbou Riung. Mbou Riung ini sama jenisnya dengan Varanus Komodoensis di Pulau Komodo, hanya warnanya lebih menarik. Selain itu, masih ada bentangan pasir putih di Pulau Rutong dan Ribuan Kelelawar di Pulau Ontoloe yang cukup menarik minat para pengunjung.

wisata Danau Wawomudha



wisata Danau Wawomudha terletak di Km. 10 jalan raya Bajawa-Aimere. Memiliki keunikan pemandangan alam yang masih terjaga kelestariannya. Terdapat air terjun dan kolam renang alami yang dapat digunakan sebagai tempat peristirahatan untuk melepaskan berbagai kepenatan akibat berbagai kesibukan harian.

Pulau Pasir Putih



Pulau Pasir Putih adalah Salah satu daya tarik wisata Kawasan 17 Pulau Riung,pulau Rutong yang memiliki pasir putih yang terkenal sangat indah. Sangat baik untuk mandi, berjemur dan beristirahat. Pulau Rutong letaknya sangat dekat dengan lokasi tebaran beraneka jenis terumbu karang. Berbagai jenis terumbu karang tersebut ada yang keras maupun lembut.
Terumbu karang yang beraneka ragam dan sangat menakjubkan. Dapat dilihat dengan mata telanjang dan jaraknya relatif sangat dekat di kedalaman antara 1 meter sampai dengan 20 meter. Bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan panorama alam bawah laut hendaknya berangkat ke lokasi tersebut kurang lebih jam 06.00 pagi saat air laut masih tenang.

Pulau kelelawar bakau



Objek wisata Pulau kelelawar bakau berdiam dan menghiasi pulau terbesar di teluk Riung yakni pulau Ontoloe. Kelelawar-kelelawar bakau tersebut bergantungan pada ranting-ranting bakau baik siang maupun malam hari. Sungguh merupakan pemandangan yang sangat menakjubkan karena sangat banyak jumlahnya mencapai puluhan ribu ekor. Kelelawar bakau tersebut bergantungan pada ranting bakau yang rendah dan relatif cukup mudah terjangkau. Oleh deru mesin dan bunyi sirene Speed Board yang mendekat ke arah kelelawar-kelelawar tersebut beterbangan di sekitar lokasi pemukimannya sampai dengan saat pengunjung meninggalkan lokasi mereka.

Obyek wisata Lekolodo



Obyek wisata Lekolodo terletak kurang lebih 10 Km.di jalan raya Bajawa-Aimere. Memiliki keunikan pemandangan alam yang masih terjaga kelestariannya. Terdapat air terjun dan kolam renang alami yang dapat digunakan sebagai tempat peristirahatan untuk melepaskan berbagai kepenatan akibat berbagai kesibukan harian. Juga sangat baik untuk dijadikan lokasi olahraga mendaki gunung dengan tantangan yang cukup berat karena terletak di lereng gunung Inerie.Wisata Indonesia Surganya Dunia



Permandian Air Panas Mengeruda




Permandian Air Panas Mengeruda terletak di Desa Piga Kecamatan Soa, 25 km ke arah utara kota Bajawa. Airnya mengandung belerang yang berkasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Saat ini obyek wisata air panas Mengeruda sedang dilengkapi dengan beberapa fasilitas antara lain: Cottage/penginapan, kolam renang permanen, restoran, pelataran parkir dan lain sebagainya untuk kepentingan wisatawan.

Pulau Komodo



Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah barat Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.
Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.
Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong.
Pada tahun 1910 orang Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.

Tahun 2009, Taman Nasional Komodo dinobatkan menjadi finalis "New Seven Wonders of Nature" yang baru diumumkan pada tahun 2010 melalui voting secara online di www.N7W.com

Batu Cermin



Batu Cermin. Goa alam yang jaraknya hanya sekitar dua kilometer dari pusat ibu kota Labuan Bajo ini ternyata menyimpan keindahan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Di dalam goa sepanjang sekitar 200 meter yang memiliki banyak lorong itu, dipenuhi dengan aneka rupa stalagtit dan stalagmit yang masih terpelihara dengan baik.
Daya pukau lain dari goa alam ini, di sejumlah bagian goa menempel fosil terumbu karang dan satwa penyu yang telah membatu yang menandakan bahwa goa ini merupakan bagian palung laut pada zaman lampau. Sedangkan penamaan Batu Cermin itu sendiri, barangkali diambil dari keberadaan sejumlah stalaktit dan staglamit yang memancarkan sinar berkilauan bak kristal jika tertimpa lampu senter. "Sungguh indah sekali. Karena banyak batu-batuan di sini memantulkan sinar berkilauan, maka goa ini dinamai Batu Cermin

Pulau Bidadari



Pulau Bidadari adalah sebuah pulau yang terletak di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Secara umum, pulau yang terletak di antara gugusan pulau di Labuan Bajo ini memiliki panorama wisata bahari yang menakjubkan. Pulau itu menjadi salah satu primadona wisata karena terdapat taman laut, dengan keanekaragaman ikan hias.
Penguasaan atas pulau oleh pasangan suami istri Inggris, Ernest Lewandowski dan Kathleen Mitcinson, pada Pulau Bidadari di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, sah adanya. Pasutri itu mengantongi hak guna pakai pulau itu hingga tahun 2035.
Ernest yang merupakan Direktur PT Reefseekers Kathernet Lestari berhak menguasai pulau itu hingga 24 September 2035.
Berdasarkan sertifikat yang dikeluarkan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Manggarai (sebelum pemekaran menjadi Pemkab Manggarai dan Pemkab Manggarai Barat) Nomor 24.16.01.25.3.00017, Ernest menguasai 45,4 hektar (ha) di Pulau Bidadari (bukan 5 ha seperti di berita sebelumnya).
Tanah seluas 30 ha itu diperoleh Ernest pada tanggal 15 Juni 2000 senilai Rp 495 juta. Sedangkan 15,4 ha didapat pada 10 April 2002 seharga Rp 279 juta. Dia membeli tanah itu dari Haji Yusuf Mahmud, warga setempat.
Menurut Kapolres AKBP Butce Helo Ernest hanya menguasai 5 hektar (ha) Pulau Bidadari untuk membuka usaha. "Dari 15,4 ha tanah yang dibeli dari warga lokal, 3 ha untuk penghijauan, 2 ha untuk pemda, dan 5,4 ha untuk konservasi laut," jelas Kapolres. Ernest juga tidak melarang TNI memancangkan bendera merah putih. Bahkan pada saat bendera itu dipancangkan, Ernest menyumbang semen. "Bahkan dia minta bendera itu ditanam di depan rumahnya," tutur Kapolres.
Ernest juga mendapatkan rekomendasi dari Pemkab Manggarai No 599/160/BKPMD/X/2002 tentang konservasi pantai. Juga ada izin dari Pemkab Manggarai tentang perluasan perhotelan selama 35 tahun.
Kawasan itu akan disulapnya menjadi wilayah wisata dengan jajaran bungalow dan lokasi diving. Pantai pulau itu dikelilingi dengan pasir putih yang indah. Setidaknya ada dua papan yang ditulisi larangan masuk ke pulau pribadi itu.
Dia melarang para nelayan dan penduduk setempat mendekati pulau tersebut karena para nelayan sering merusak terumbu karang yang masih sangat indah di wilayah itu. Sedangkan penduduk setempat kadang dengan seenaknya selalu membuang sampah sembarangan baik di laut atau di pulau pada lokasi taman wisata tersebut. Pada tahun 2005 lalu, lebih dari 2.000 orang asing telah mengunjungi pulau tersebut.
Dia menegaskan tidak membeli pulau itu dan hanya datang sebagai investor. Ernest juga pernah mendapat penghargaan dari Pemda NTB karena berhasil melestarikan penyu dan terumbu karang di Gili Trawangan, Lombok Barat.
Diungkapkannya pula, selama ini Ernest sudah mengajukan permohonan untuk menjadi WNI, tapi permohonan itu belum dikabulkan pemerintah Indonesia.
Ernest sendiri kepada wartawan mengaku syok atas pemberitaan tentang dirinya. "Saya cinta Indonesia," kata ilmuwan penyu ini.

Cunca Wulang



Cunca (yang berarti air terjun) Wulang dapat dicapai dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum,jaraknya sekitar satu jam dari Labuan bajo dan melewati jalan yang berbatu-batu dan disambung dengan trekking melewati perkebunan dan dengan bantuan penduduk setempat sebagai pemandu untuk mencapai lokasi,,Cunca Wulang ini merupakan salah satu obyek wisata air terjun dengan lembah sungai yang khas yang bisa dinikmati di daerah Manggarai Barat Flores,,

Gunung Mbeliling



Gunung Mbeliling mempunyai jarak dari kota Labuan Bajo 30 Km. Dengan jarak tempuh 1,5 jam. Gunung Mbeliling mempunyai ketinggian 1.239 m dpal. Mbeliling mempunyai kekayaan flora dan fauna khas Flores. Selain itu, 3 jenis burung endemik juga terdapat di Mbeliling yakni, Kehicap Flores, Serindit Flores dan Gagak Flores. Bagi wisatawan yang ingin melakukan trekking, bisa mendapatkan informasi dari Roe, Desa Cunca Lolos yang sudah didampingi oleh LSM Swiss Contact. Di kampung ini, wisatawan bisa mendapatkan informasi dan juga fasilitas guide lokal serta peralatan camping. Selain itu, juga tersedia Home Stay bagi wisatawan yang mau bermalam.

Air terjun Cunca Rami



Air terjun Cunca Rami merupakan salah satu atraksi wisata utama bagi kawasan Hutan Mbeliling. Hal ini karena dari debit air yang sangat besar serta ketinggian yang mencapai 30 m. Air terjun cunca rami bisa dijangkau dari kampung Roe atau dari Werang sebagai ibu kota dari kecamatan Sano Nggoang,Jarak dari kota Labuan Bajo 20 Km dengan waktu tempuh 45 menit. Kualitas jalan beraspal dengan menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua,

Danau Sano Nggoang



Danau Sano Nggoang terletak di Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat. Jarak dari Kota Labuan Bajo sebagai ibu kota dari Kabupaten Manggarai Barat 63 Km dengan waktu tempuh 3 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi seperti roda empat atau roda dua. Kualitas jalan ke atraksi wisata Danau Sano Nggoang dari Kota Labuan Bajo sampai ke Werang sebagai Ibu Kota Kecamatan Sano Nggoang jalan beraspal, sedangkan dari Werang ke Danau jalan berbatu. Akan tetapi dari bulan ini, sudah ada proyek pengaspalan jalan ke Danau sehingga hal ini memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk berwisata ke danau Sano Nggoang.
Kawasan wisata Danau Sano Nggoang terletak pada ketinggian 750 m dpal. Selain itu Danau Sano Nggoang terletak di sebelah tenggara kawasan Hutan Mbeliling dan blok hutan Sesok yang terpisah dengan Hutan Mbeliling.

Budaya Tradisional Penangkapan Ikan Paus



Budaya Tradisional Penangkapan Ikan Paus terletak di Kecamatan Wulandoni yang terdiri dari 2 sub desa yaitu : Desa Lamalera A dan Lamalera B. Di desa Lamalera ini pengunjung dapat menikmati obyek wisata budaya dan bahari yakni perburuan ikan paus secara tradisional yang hanya mempergunakan peralatan tradisional seperti peledang (perahu kayu tanpa mesin tetapi dengan menggunakan layar) dan tempuling (tombak yang ujungnya berkait yang terbuat dari baja) yang digunakan untuk menikam ikan paus.

Sumber Air Panas Alami Sabu Tobo



Sumber Air Panas Alami Sabu Tobo terletak di Desa Ile Boli Kecamatan Nagawutung kurang lebih 1 atau 2 jam dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat dari Lewoleba. Tepatnya diantara Dusun Belane, Bata, Liwolagan. Disana terdapat hutan tropis yang didalamnya mengalir sungai Sabu Tobo yang jernih dan sejuk. Kurang lebih 200 meter ke sebelah kiri jalan, pengunjung dapat menemukan sumber mata air panas yang keluar dari tebing dan di sebelah barat melalui akar-akar pohon sebanyak 4 mata air panas. Sumber mata air panas tersebut sangat unik karena dapat langsung dikonsumsi untuk diminum, rasanya seperti air mineral kemasan. Dan dapat dijadikan tempat pemandian yang menyegarkan. Tempat ini dapat juga sebagai tempat peristirahatan / rekreasi keluarga di akhir pekan. Pengunjung dapat menyewa rumah-rumah penduduk sebagai home stay.

Pantai Rekreasi Pasir Putih Waijarang



Pantai Rekreasi Pasir Putih Waijarang ini terletak di Desa Waijarang kurang lebih 10 km dari Lewoleba yang dapat ditempuh baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Keindahan panorama pantai di dukung dengan pemandangan bukit yang indah dan selat Boleng yang sempit. Di tempat tersebut cocok bagi pengunjung untuk menikmati wisata pantai seperti : Ski air, berenang, berjemur, camping, volly pantai, hiking serta pengunjung juga dapat dihibur dengan menikmati atraksi-atraksi budaya.
Pengunjung juga dapat berlayar dengan perahu untuk menikmati panorama pantai yang indah. Obyek ini mempunyai prospek yang luar biasa untuk dikembangkan sehingga Pemda Kabupaten Lembata dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Pariwisata dalam programnya akan membangun dan membenahinya menjadi Taman Rekreasi Pantai dalam Tahun Anggaran 2002. Pengunjung dapat menginap di hotel-hotel di Kota Lewoleba.

Gua Maria Lewoleba



Gua Maria Lewoleba berada sekitar Dua kilometer ke arah selatan dari pusat kota Lewoleba sebagai Ibukota Kabupaten Lembata Gua maria berada di bukit Lusikawak pengunjung dapat mengikuti Wisata Pilgrim dengan berziarah ke Gua Maria dan Salib Yubileum yang pernah diarak keliling Lembata pada tahun Yubileum selama kurang lebih 3 bulan dan berakhir dengan ditahtakannya disamping Gua Maria ini pada tanggal 12 Juli 2000. Pengunjung dapat menginap di hotel-hotel di Kota Lewoleba.